Manda Cello “Jual Tubuh” demi Survive di Jakarta

Standard

Manda Cello (Foto: Tomi Tresnady/okezone)

Manda Cello (Foto: Tomi Tresnady/okezone)

JAKARTA – Penyanyi dangdut Manda Cello (20) sering mendapat perlakuan tak menyenangkan dari orang terdekatnya. Beberapa kali kena tipu sang manajer, tak menyurutkan semangatnya berkiprah di dunia hiburan.

Cewek berkaki jenjang ini bercerita bagaimana pernah “dikadalin” sang manajer, sehingga rugi ratusan juta rupiah.

Dia bercerita, saat itu ada investor yang berani menggelontorkan uang Rp500 juta demi mengorbitkan dirinya sebagai artis. Namun malang, uang tersebut ditikung manajernya.

“Manajer aku bilangnya atas nama aku untuk kucurin uang. Enggak tahunya untuk diambil semua sama dia,” katanya saat berkunjung ke redaksi Okezone promo single “Cumi (Cuma Miss Call)” yang bergenre dangdut house, belum lama ini. (baca: Manda Cello Seksi dengan Goyang Cumi)

Setelah itu, dia sempat pulang ke rumah ibunya di Bandung, Jawa Barat, karena sudah tidak punya uang lagi hidup di Jakarta.

Dia cukup beruntung berkenalan dengan seorang manajer artis bernama Enda. Atas jasa dia, Manda mendapatkan job model video klip Bunga Victoria yang lagunya diciptakan Charlie Van Houten, bekas vokalis ST12 yang kini bergabung dengan Setia Band.

Setelah itu, Manda sempat bergabung dengan Pangeran Cinta Manajemen yang dikelola  Charlie. Namun, dia merasa terlantar. Akhirnya, banyak pengeluaran namun minim pendapatan, bahkan tidak ada pemasukan sama sekali ke kantongnya.

Saat itu, Manda mengaku bingung, apalagi terancam diusir dari kosannya di kawasan Jakarta Selatan. Teman satu kosannya kebetulan seorang model yang punya jaringan luas.

Dia pun ditawari temannya menjadi model tato di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dia pun “menjual” tubuhnya di bagian perut untuk dibubuhi tato bergambar kupu-kupu. Dia menjadi model tato dalam satu malam. Katanya, lumayan mendapat bayaran Rp2 juta.

“Uang itu untuk bayar kosan. Habis kita bingung daripada enggak punya tempat tinggal. Habis itu aku balik lagi ke Bandung,” kenangnya.

Dia melanjutkan, “Soalnya kan kalau jadi model catwalk aku enggak mungkin. Saat itu kan badan aku masih gemuk.”

Manda pernah berperan di sinetron striping Cinta Fitri 5, Mawar Melati, dan Cinta Dua Hati. Dia juga masuk peran di FTV, Pacar Tanpa Tanda Cinta, dan Jangan Salahkan Aku Bila Aku Mencintaimu.

Selanjutnya, dia pun masuk industri menelurkan debut single pop, “Tertipu” (2010), dan berlanjut ke single “Sayang Gak Sayang” (2012).

Karena kurang nendang, Manda akhirnya masuk dunia dangdut dengan mendaur ulang lagu “Sayang Gak Sayang”. Ternyata respon masyarakat lebih baik saat dia berkiprah di dangdut, terutama di daerah-daerah.

“Gara-gara ikut memeriahkan pilkada aku dituntut nyanyikan lagu dangdut. Memang rezekinya di sini,” ungkapnya.

Dia lalu merilis lagi single dangdut lainnya, “Maaf Sayang”, “Jangan Sakiti Aku”, dan “Gak Pake Lama”. Tahun ini, Manda tengah promo single “Cumi (Cuma Miss Call)” yang masuk dalam debut album House Dut Of Manda Cello.

(tre)false

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s